2Konflik Internal dan Ambisi Revitalisasi yang Berujung Senjang
Demi peningkatan kualitas, pada 5 Maret 2017, generasi penerimat pengelola, Raden Romly Bratakusumah (putra Raden Ema dan Wakil Ketua PKBSI), mengajak Tony Sumampau (Sekjen PKBSI dan pemilik Taman Safari Indonesia) untuk mengelola kebun binatang ini. Namun, kolaborasi yang diharapkan membawa angin segar ini hanya berjalan enam bulan sebelum Raden Romly meninggal dunia, meninggalkan vakum kepemimpinan dan “kabut” ketidakpastian.
Konflik kepemilikan dan pengelolaan pun memuncak. Di satu sisi, ada John Sumampau (putra Tony Sumampau) yang mewakili pihak manajemen profesional dari Taman Safari. Di sisi lain, ada Raden Bisma Bratakusumah (putra Raden Romly) bersama Sri Dewi (janda Raden Romly) yang mewakili ahli waris keluarga pendiri.



















