Bandung, 16 Januari 2026 – Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengukuhkan diri sebagai magnet investasi terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2025. Data resmi Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat realisasi investasi di wilayah ini mencapai angka fantastis Rp296,8 triliun.
Pencapaian ini melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 109,9% dan menempatkan Jabar di posisi puncak secara nasional. Dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp251,14 triliun, terjadi lonjakan signifikan sebesar 18,21%, menunjukkan tren positif dan kepercayaan tinggi dari kalangan investor.
2Investasi untuk Rakyat dan Lingkungan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah sinyal kuat stabilitas ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut adalah buah dari konsistensi dalam menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, melalui penyederhanaan birokrasi dan penguatan infrastruktur.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memastikan bahwa investasi di wilayah kita tidak hanya sekadar masuk, tetapi harus aman, mudah, dan terpercaya,” ujar KDM di Bandung, Kamis (15/1/2026).
Lebih lanjut, Gubernur menargetkan aliran modal besar ini berkorelasi langsung dengan aspek sosial. Fokusnya adalah pada penyerapan tenaga kerja lokal secara masif, penguatan sektor UMKM, serta pembangunan yang merata di seluruh kabupaten/kota.
“Investasi di Jawa Barat harus berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap kearifan lokal. Kita terbuka bagi investor, namun kepentingan rakyat dan ekologi tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pencapaian ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat kontribusi Jawa Barat yang krusial terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.



















